October 25, 2021

Mau Tolong Sang Adik yang Terperosok, Sang Kakak Ikut Jatuh dan Tenggelam, Keduanya Tak Tertolong

Dua bocah kakak beradik tewas tenggelam di sebuah kolam pembuangan limbah di kawasan Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (11/4/2021), sekitar pukul 19.18 WIB. Mereka tak tertolong karena tak bisa berenang setelah terpeleset dan jatuh ke dalam kolam tersebut saat melintas di TKP. Kini jenazah keduanya sudah berada dirumahnya untuk dimakamkan.

Korban merupakan pelajar, yakni kakak DA (12) dan MA (10) keduanya warga Kelurahan Sukodadi Palembang. Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian saat menerima adanya laporan, piket SPKT, Reskrim PPA, identifikasi Polrestabes Palembang dan dari Polsek Sukarami. Informasi yang dihimpun, bermula kedua korban sekira jam 18.15, pergi ke mesjid untuk sholat magrib.

Usai menjalankan sholat magrib, lalu keduanya diajak temannya BM ke rumahnya yang ada di dekat lokasi dengan maksud untuk berpamitan kepada orang tuanya karena ingin melihat acara pawai obor. Nah, pada saat diperjalanan tiba tiba korban MA terpeleset ke dalam kolam pembuangan limbah berukuran 4X3 M dan dalam 2,5 M. Melihat adiknya masuk kedalam air, korban DA sebagai kakak ingin menolong namun sayangnya juga terpeleset ikut terjatuh.

Lalu, melihat keduanya terjatuh temannya BM langsung mencari pertolongan. Pada saat itu saksi meminta pertolongan kepada petugas patroli yang sedang melakukan keliling berpatroli. Kemudian setiba kembali di TKP petugas sudah tidak melihat keduanya di atas air, lalu oleh petugas langsung melakukan pencarian dan akhirnya kedua korban ditemukan didasar, lalu diangkat ke atas air.

Kedua korban lalu di evakuasi menggunakan mobil ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit, setelah tiba di RS untuk diberikan penanganan media lebih lanjut, namun nyawa keduanya tidak bisa lagi tertolong dan dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit. Sementara, Kassubag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya kejadian terceburnya kakak dan adik kedalam kolam pembuangan limbah. "Kini jenazah sudah diambil orang tuanya, pihak keluarga dari ibunya tidak mau anaknya di autopsi. Dan hasil identifikasi awal tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban," ungkap Abdullah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *