October 25, 2021

Kembali Terjerat Narkoba, Agung Saga Jalani Rehabilitasi dan Proses Hukum Tetap Berjalan

Pesinetron Agung Saga rupanya sudah dipindahkan ke panti rehabilitasi, guna menjalani proses asesmen rehab atas kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba. Kabar Agung Saga yang sudah dipindahkan ke panti rehabilitasi, diumumkan oleh tim kuasa hukumnya, Andre Nusi. Ia mengatakan kliennya sudah dipindahkan ke Panti Rehabilitasi sejak Sabtu (3/4/2021). "Sekarang Agung sudah berada di Sespima Polri. Sudah dipindahkan dari Polres Jakarta Pusat kesana untuk jalani rehab," kata Andre Nusi ketika dihubungi awak media, Selasa (6/4/2021).

Andre bersyukur pengajuan asesmen rehabilitasi Agung diterima penyidik narkoba Polres Metro Jakarta Barat, meski saat ini pria berusia 32 tahun itu kedua kalinya terjerat kasus hukum. Alasan Andre mengajukan rehabilitasi, lantaran pihaknya berpatikan pada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No 4 tahun 2010 tentang narkotika, yang dimana seorang tersangka dengan barang bukti dibawah satu gram, wajib direhabilitasi. "Lagi pula Agung Saga kan penyalahguna narkotika. Terus barang buktinya juga kecil sekali, enggak melebihi 1 gram. Jadi kami ajukan rehabilitasi," ucapnya.

Andre menyebutkan, permohonan rehabilitasi Agung diterima penyidik, karena syarat syarat yang diajukan bisa terpenuhi, sehingga penyidik mengizinkan Agung menjalani rehabilitasi. "Tapi ya proses tetap berjalan terus. Rangkaiannya tetap berjalan ya kasus Agung di penyidikan," ungkapnya. Mengenai proses hukum, Andre belum bisa memastikan sampai mana berkas penyidikan Agung Saga karena hal tersebut kewenangan dari penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.

"Ini kan baru seminggu lebih Agung Saga ditangkap. Jadi ya masih berjalan terus. Cuma ya kalau bisa secepatnya lah disidangkan," ujar Andre Nusi. Diberitakan sebelumnya, Agung Saga ditangkap Polisi untuk kedua kalinya. Ia diamankan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Sabtu (27/3/2021). Setelah menangkap Agung Saga, polisi menangkap lagi dua orang tersangka berinisial RR seorang wanita dan RS seorang pria di kos kosannya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu plastik klip bening berisi Narkotika jenis Sabu seberat 0,28 gram yang disimpan di dalam tempat pewangi ruangan otomatis yang berada diatas lemari. Kemudian, barang bukti lain berupa satu buah alat hisap sabu yang terdiri dari Botol air mineral, sedotan, Cangklong dan pipet, 1 (Satu) buah kartu debit BCA, beserta Handphone Merk OPPO warna hitam yang digunakan untuk transaksi. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *