November 30, 2021

Gadis Cianjur Berusia 21 Tahun yang Dibakar Kekasihnya Meninggal Dunia Tadi Malam

Gadis yang dibakar hidup hidup oleh kekasihnya di Cidaun, Cianjur bernama Indah Daniarti meninggal tadi malam, Senin (10/5/2021). Kabar Indah meninggal itu diunggah akun @visitcianjur "Innalillahi wainailahi rajiun. Setelah seminggu berjuang, ananda IndahDaniarti, gadis yang dibakar oleh mantan kekasihnya, telah menghembuskan nafas terakhirnya tadi malam di RSHS Bandung, saat ini jenazah telah diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Cidaun, Cianjur Selatan" .

Jenazah Indah sudah dibawa ke rumah duka di Cianjur. Ini videonya : Seorang pria di Cidaun, Cianjur bertindak bengis pada gadis yang menjadi pacarnya. gadiscantikdibakarkekasih di Cianjur.

Pria 32 tahun berinisial DD ini berani membakar Indah Diani, gadis 21 tahun yang baru sebatas pacar tersebut, 1 Mei 2021. Warga Kampung Kertajadi RT 01/01, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur tega menyiramkan pertalite dan membakar kekasihnya sendiri Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban mengalami luka bakar serius sementara DD langsung melarikan diri setelah membakar kekasihnya tersebut.

Kini fakta miris terungkap dari aksi pembakaran tersebut. Ayah Indah, Iyus Darusman mengaku kaget atas kejadian tersebut. Iyus tak menyangka ada laki laki berhati iblis yang tega membakar anaknya Indah Diani.

Diamerasa tertipu karena laki laki yang mendekati putrinya tersebut berperilaku manis dan sopan saat bertamu dua kali ke rumahnya. "Saya tertipu pak, ternyata laki laki yang mendekati putri saya itu berhati iblis, padahal ia berkata sopan, suka solat juga di rumah, dan sun tangan kalau pulang dari rumah," kata Iyus melalui sambungan telepon, Senin (10/5/2021). Sebelumnya, dokter penanggung jawab pasien, Almahitta Cintami Putri, dr. Sp.BP RE(K) mengatakan bahwa,IndahDaniartimasuk ke IGDRSHSBandung setelah mendapat rujukan dari Puskesmas Cidaun, KabupatenCianjur, pada Sabtu (1/5/2021) pukul 23.00 WIB.

Indah pun harus menjalani perawatan intensif karena mengalami luka bakar hingga 60 persen. "Saudari ID dirawat diRSHSdengan luka bakar 60 persen, kedalaman luka sampai ke dalam kulitnya. MasukRSHS, Sabtu malam tanggal 1 Mei 2021 pukul 23.00 WIB. Langsung dibawa ke IGD rujukan dari Puskesmas Cidaun, KabupatenCianjur," ujar Almahitta dalam keterangan video kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Almahitta pun menjelaskan bahwa kondisi luka bakar ID cukup luas dan parah, dan berada pada area wajah, seluruh bagian di kedua lengan, sebagian dari tungkai pada kedua kaki, bagian dada, perut dan punggung. "Kondisi luka bakar yang dialami saudari ID ini tergolong luka bakar yang berat karena area luka bakarnya sangat luas dan kedalaman luka pun sudah hampir mencapai seluruh kedalaman kulit, serta ditambah adanya trauma pada saluran napas atau trauma inhalasi, akibat dari menghirup asap," ucapnya. Almahitta pun menjelaskan, selain area luka bakar yang sangat luas, pasien ID pun mengalami potensi yang sangat tinggi terjadinya komplikasi infeksi kegagalan napas sehingga saat ini ditopang oleh bantuan ventilator sebagai bantuan pernapasan pasien.

"Karena potensi dampak kegagalan napas sangat tinggi, maka saat ini pernapasan ditopang oleh bantuan mesin (ventilator) dengan juga menggunakan selang, dan pasien pun masih belum sadar karena ditidurkan, karena mau memakai mesin pernapasan," ujar Almahitta. Ia mengatakan, yang menjadi prioritas pihaknya adalah menjaga kondisi umum pasien agar tetap stabil, baik tekanan darah, denyut nadi, ritme pernafasan dan suhu tubuh agar tidak berubah. "Selain menjaga agar kondisi umum pasien stabil, selanjutnya dilakukan pembersihan luka secara berkala agar tidak terjadi infeksi," katanya.

Indah Diani (22) wanita cantik asal Kampung Puncak Bayuning, Desa Kertawangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, akan dioperasi bagian wajah, dada, dan tangannya di RSHS Bandung. "Anak saya masih dirawat di ICU, besok kata dokter mau mulai operasi," katanya. Ia mengatakan, dari keterangan dokter luka bakar Indah sudah mencapai 80%. Artinya, tanpa operasi beruntun untuk pulihkan lukanya, Indah akan terancam lumpuh dan buta seumur hidup.

Iyus mengatakan Indah aktivitasnya banyak di rumah, kadang ia bekerja sambilan jika ada orang yang mengajaknya bekerja. Iyus mengatakan, Indah merupakan putri sulung yang mempunyai dua orang adik. Keluarga Iyus menggantungkan hidup pada penghasilan tambak udang yang menghasilkan Rp 1,5 juta perbulannya.

"Hari ini istri saya pulang dulu ke Cidaun, kasihan dua anak saya yang kecil juga sudah ditinggalkan selama 8 hari," kata Iyus.(fam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *